Cerita Sex Bidadari Tak Bersayap

Gambar
Dua tahun. waktu lalu saya merupakan ketua organisasi remaja, hingga saya makin di kenal oleh beragam kelompok di lingkunganku. Kebetulan di lingkunganku banyak gadis remaja yang cantik-cantik. Termasuk juga pacarku yang saat ini adalah satu diantara gadis sebagai incaran anak-anak muda di lingkungan itu. Tak tahu mengapa dia ingin jadi pacarku. Sebenarnya saya suka pada sebagian gadis cantik terkecuali pacarku itu, namun saya berfikir 2 x bila saya melakukan perbuatan beberapa macam pastinya akan jadi bahan omongan di lingkunganku. Singkat narasi, saya tergoda oleh satu diantara anak tetangga orangtuaku, sebut saja Mery (nama samaran).  togel sgp, Walau sebenarnya saya telah merajut asmara dengan gadis yang tetanggaku. Kami bahkan juga telah bertunangan. Mery yaitu seseorang mahasiswi. Ia memiliki body yang begitu menggoda, meskipun agak sedikit gemuk, namun ia memiliki bibir yang sexy serta memiliki payudara memiliki ukuran 36B.  4d singapore, Jadi deskripsi, body-...

Pembantu Bispak


Namaku Fitri, umurku sekarang 28 tahun, aku sudah menikah dan aku mempunyai seorang anak. Aku menikah pada saat umurku yang masih muda 23 tahun. Waktu itu ekonomi masih sedang-sedang saja, belum sesulit sekarang. Sementara suamiku hanya bekerja disebuah bengkel motor yang tak pasti penghasilannya, sementara kebutuhan semakin lama semakin banyak. Dengan penghasilan suamiku yang pas-pas an tentunya sangat kurang untuk mencukupi kebutuhan hidup kami. Dan aku memutuskan untuk bekerja, tapi mau bekerja apa dengan masih mempunyai tanggungan anak kecil yang tak bisa aku tinggalkan. Setiap malam aku selalu kepikiran dengan hal itu, sampai membuatku tak dapat tidur. Kemudian aku membicarakan masalah ini dengan suamiku dan aku meminta ijin untuk bekerja dan suamiku pun mengijinkannya asalkan anakku tidak terlantar.


Suatu hari saat aku sedang pergi kepasar, aku bertanya pada teman-temanku yang ada dipasar, aku bertanya apakah ada suatu pekerjaan untukku. Dan salah satu temanku langsung berkata kemaren aku ditawari pekerjaan oleh seseorang tapi keliatannya sekarang orangnya tidak sedang disini, biasanya orang itu ada diwarung depan. Namanya mas Yuda, kalau gak salah dia sering dimintai orang-orang mencarikan pembantu, besokkalau orangnya datang kesini aku kasih tau kamu “kata temenku”. Ya gak papa deeh, besok kalau dia kesini kamu cepet hubungi aku ya “kataku”.
Keesokan harinya sekitar jam setengah 10 aku ditelpon temanku mengabarkan kalau mas Yuda sudah ada diwarung dan aku disuruh untuk langsung menuju pasar. Tak memakai lama aku langsung berangkat kepasar, dan tak lama ketika aku sudah sampai aku langsung diantarkan oleh temanku menemui mas Yuda dan “Mas yuda ini temanku yang sedang mencari pekerjaan” kata temanku. “Oowwhhh iya, nama kamu siapa mbak??” tanya mas Yuda. “Fitri mas, ada pekerjaan untuk saya mas??” tanyaku. “begini saja, gak enak kalau ngomong disini, mending ngomong dirumahku saja, kamu bawa motor??” tanya mas Yuda. “Enggak mas, aku naek sepeda soalnya rumahku gak jauh dari sini mas” jawabku. “Yaudah kamu bonceng aku saja, rumahku juga gak terlalu jauh dari sini kok, paling Cuma 15 menit saja” ajak mas Yuda.
Langsung mas Yuda mengambil mengambil motornya dan aku juga langsung memboncengnya, dan kita langsung menuju rumah mas Yuda. Setelah benar 15 menit perjalanan sampailah aku dirumah mas Yuda, terlihat rumahnya lumayan besar, terlihat sangat bagus dekorasinya. Kemudian aku disuruh masuk rumahnya, dan dipersilahkan duduk. “mbak mau minum apa??” tanya mas Yuda. “Apa saja mas, air putih juga gak papa kok mas” jawabku. Mas Yuda kemudian mengambilkan aku segelas air putih dan kami mulai mengobrol. “Emang mas mau menawarkan pekerjaan apa kepadaku mas??” tanyaku. “Kamu mau gak jadi pembantuku, dirumahku ini sudah gak ada pembantu jadi aku agak susah mengurus rumah ini” “ kata mas Yuda “Jam kerja nya mas??” tanyaku. “Ya biasa saja lah, mulai jam 8 dan kamu bisa pulang jam 5 sore, gimana??” tanya mas Yuda. “Tapi aku boleh bawa anak kan mas, soalnya anakku ini gak bisa ditinggal mas soalnya gak ada yang mengurusnya dirumah” tanyaku.

BACAJUGA:Malam pemerkosaan yang brutal Terbaru 2019


“Iyha gak papa kok, tapi kalau bisa kalau kamu bekerja anakmu ditidurkan saja biar gak mengganngu kerjamu” jawab mas Yuda. “Lha aku bisa mulai kerja kapan mas??” tanyaku. “besok kamu bisa langsung mulai kerja, kamu juga lihat kan, nie rumah sudah berantakan dan kotor gak ada yang ngurus” jawab mas Yuda. “Iyha bisa mas, lha istri mas dimana??” tanyaku. “Aku sudah bercerai dengan istriku setahun yang lalu dan anakku ikut mamahnya semua, jadi ya aku sendirian dirumah” jawab mas Yuda. “Ooowh begitu mas, maaf mas Fitri gaktau mas” ucapku. “Aaaahhh gak papa kok, santai aja kali” ucap mas Yuda. Akhirnya setelah kita sepakat aku meminta mas Yuda untuk mengantarku kembali kepasar karena sepedaku masih dipasar.
Sampai dirumah aku ngomong sama suamiku dan suamiku pun hanya mengangguk tanda dia menyetujui pekerjaanku. Dan keesokan harinya setelah aku masak untuk sarapan suamiku aku langsung berangkat menuju rumah mas Yuda.sesampai dirumahnya mas Yuda sedang berda diteras rumahnya sambil minum secangkir kopi sambil merokok menyambutku, pagi itu aku berangkat terlalu pagi, setengah 8 aku sudah sampai rumah mas yuda. Dan “Kok pagi sekali kamu Fitri, ini kan juga belum jam 8” sambut mas Yuda. “Iyha gak papa pak, aku juga sudah terbiasa bangun pagi” jawabku. “yaudah sana masuk aja, kerjakanlah apa yang harus kamu kerjakan, pastinyakamu udah mengerti kan dan satu lagi, jangan panggil aku pak, panggil mas saja??” ujar Mas Yuda. “Iyha maaf mas” jawabku.
Kemudian aku langsung masuk rumah mas Yuda dan langsung memulai pekerjaanku. Setelah aku fikir matahari sudah mulai keluar aku melihat mas Yuda masuk rumahnya, saat itu aku sedang ngepel lantai rumahnya dan anakku sudah aku tinggal dikamar belakang karena sudah tidur. Ketika mas Yuda masuk rumah dia menghampiriku “Anakmu sudah tidur ya Fitri??” tanyanya. “Iyha mas, aku tidurkan dikamar belakang” jawabku. Setelah mendengar jawabanku mas Yuda pergi meninggalkanku dan aku kembali melanjutkan perkerjaanku. Seminggu aku bekerja sikap mas Yuda masih biasa-biasa saja, seperti apa adanya.
Hari senin waktu itu, ketika suamiku hendak pergi ke bengkel, dia pamit akan pulang larut malam, karena ada motor yang harus dilemburnya karena pemiliknya minta hari itu juga selesai. Dan kemudian setelah pekerjaan rumah selesai aku langsung berangkat kerumah mas Yuda. Saat aku sampai dirumah mas Yuda dan masuk rumahnya aku dikagetkan dengan penglihatanku, aku melihat mas Yuda sedang duduk diruang tamu sedang melihat TV dengan tanpa kaos dan hanya menggunakan celana boxer saja. Terlihat sesuatu gundukan besar berada dibalik boxer mas Yuda, tapi aku membuarkannya saja dan langsung menuju dapur. Aku sempet kepikiran apakah gundukan besar itu mungkin Penis mas Yuda sebesar itu, ucapku dalam hati. Sambil aku mencuci piring dan kepikiran apa yang aku lihat tadi.
Setelah aku selesai mencuci piring aku langsung menuju belakang rumah untuk mencuci baju-baju mas Yuda. Tak berapa lama saat aku mencuci aku dikagetkan dengan suara “Eheeem…kamu cantik juga ya Fitri, beruntung juga laki-laki yang menikahi kamu” kata mas Yuda. “Aaaahhh…. Mas bisa aja” jawabku sambil tersipu. “Beneran kamu cantik dan seksi Fitri, anak kamu udah tidur kan??” tanya mas Yuda. “Sssss…uuu….Sudah mas” jawabku singkat karena pas aku jawab dan menengok kebelakang aku melihat tonjolan besar dari boxer mas Yuda. “Kenapa kaget gitu Fitri, kamu gak papa kan??” ucap mas Yuda. Sambil terus melihatnya “Enggg…Nnngggak papa kok mas, Fitri baik-baik saja” Jawabku. Yaudah aku mau mandi dulu ya Fitri, nanti kalau aku memerlukanmu aku akan memanggilmu” mas Yuda pamit dan langsung pergi menuju kamar mandi. Aku sejenak tertegun dengan apa yang kulihat tadi, sangat besar sekali, tak sebesar punya suamiku.
Setelah kurang lebih satu jam, sekarang mengepel suma lantai rumah mas Yuda, saat aku mengepel ruang depan rumah mas Yuda, suara tedengar begitu keras memanggilku dari kamar mas Yudi “Fitri…Fitri….Fitri” panggil mas Yuda. Aku dengan segera melepaskan lap pel aku langsung menuju kamar mas Yuda “Iyha mas, ada yang bisa saya bantu mas” tanyaku dari pintu kamar. “Sini masuk, tolong oleskan minyak ini dipinggangku” pinta mas Yuda. Aku segera masuk kamarnya, tercium aroma yang sangat harum sekali dikamarnya dan aku langsung mengambil minyak yang akan aku oleskan. Ketika aku sudah duduk di ranjang mas Yuda, mas Yuda malah berdiri dan “tunggu sebentar ya” mas yuda beranjak menuju pintu aku kira mau mengambil apa tapi ternyata mas Yuda mengancing pintu kamarnya dan mengambil kuncinya.
“Mas mau ngapain aku, kok kamarnya dikunci begitu”tanyaku dengan sedikit takut
“Gak papa kok Fitri, aku Cuma ingin kamu puaskan saja kok, mumpung anakmu tidur” jawab mas Yuda sambil tersenyum penuh nafsu
“Jangan mas, jangan lakukan itu kepadaku mas” pintaku pada mas Yuda
Tanpa menjawab mas Yuda langsung menuju kearahku dan langsung menarik tanganku
“Ayooo Laaah Fitri, sebentar saja, sudah lama aku tidak dipuaskan oleh wanita Fitri” ujar mas Yuda
“Jaaaa…Ngggaaaaan mas” aku terus berontak

Tapi dengan kekuatan mas Yuda mendekapku aku sudah tak bisa bergerak lagi, mas Yuda langsung menciumi bibirku dengan buasnya. Dengan wajahnya yang dipenuhi dengan hawa nafsu mas Yuda langsung meremas payudaraku dan masih dengan menciumiku. Aku masih saja berontak, tapi aku tetap saja tak berdaya melawan kekuatan mas Yuda yang sangat kekar. Dengan liarnya mas Yuda langsung memasukkan tangannya didalam kaosku dan langsung meremas-remas toketku. Aku yang sudah tak berdaya akhirnya hanya menikmati saja perlakuan dari majikanku itu. Setelah mas Yuda mengetahui kalau aku sudah pasarah mas Yuda dengan buasnya langsung membuka kaosku sekalian membuka pengait BH ku dan sekarang aku sudah telanjang dada.
Mas Yuda dengan lahapnya langsung melumat putting coklatku yang sudah membesar “Aaaahhh….Aaaahhh….Maaasss” desahku saat mas Yuda melumat putingku. Mas Yuda menjilati semua badanku dengan lidahnya, sehinga aku sendiri lama-lama menjadi kebawa suasana dan aku juga sudah menjadi birahi. Setelah puas dengan toketku sekarang tangan mas Yuda menuju vaginaku, dielus-elusnya vaginaku dari luar celana dalamku sambil terus menciumiku dan kadang meluat payudaraku. Saat tangannya menyentuh klitorisku “Ouuuhh…Maass” aku mendesah. Mas Yuda menjadi semakin bersemangat sehingga mas Yuda langsung melepas rok dan sekalian mecopot celana dalam yang aku pakai, sehingga telanjanglah sudak aku sekarang.
Mas Yuda langsung turun menuju vaginaku, dan dia langsung menghisap klitorisku dan saat bibirnya menyentuh klitorisku aku pun langsung mengerang “Ooouuugghh….Aaaarrggghhh…Ooouughh…Maaaaasss”. Aku belum pernah mendapatkan perlakuan yang seperti ini dari suamiku. Mas Yuda memainkan lidahnya di klitorisku sambil sesekali lidahnya masuk dalam memekku, dengan polah mas Yuda yang seperti aku tak kuasa menahan desahan serta eranganku yang terus keluar dari mulutku “Ouuuugghh…Maaasss….Geelllliiii…Maaasss….Aaaarrrgghhh”. Tapi tanpa memperdulikan eranganku mas Yuda terus melanjutkan jilatannya, sekarang ditambah jilatan mas Yuda diirngi dengan jari mas Yuda yang masuk dalam memekku, aku semakin tak kuasa menahannya. Dan setelah kurang lebih 15 menit mas Yuda memainkan memekku dengan lidah dan jarinya aku mengerang lagi “Aaaaggghhh…Maaasss….Fitri…Maaauuu….Keluaaarrr…” mas Yuda kemudian melepaskan vaginaku dari mulutnya dan sekejap cairan spermaku keluar mengucur dari memekku, aku orgasme utuk yang pertama kalinya.

Aku pun terkulai lemas, tapi mas Yuda gak mau tahu dia langsung mebuka boxer dan celana dalamnyadan keluarlah Penis yang sangat besar sekali dan sangat panjang. Dia langsung mengarahkan Penisnya didepan mulutku dan meminta “Isep sebentar ya Fitri, Gantian” ujar mas Yuda. Mas Yuda langsung memegang kepalaku dan langsung memasukkan penisnya dimulutku. Besar sekali penisnya, sampai memenuhi semua ruang mulutku. Dimaju-mundurkan penisnya dalam mulutku, aku yang tak pernah melakukan itu hanya terdiam dengan mengikuti permainan mas Yuda. Mas Yuda memintaku menjilati kepala penisnya, dan aku pun menurutinya. “Aaaaahhhh….Niiiik..Maaattt….Baaangeeet Fitri…” desah mas Yuda. Aku pun lalu kembali mengulum penisnya sembari sesaat menjilati penis mas Yuda.

Setelah kurang lebih 10 menit aku menjilati Penis mas Yuda, mas Yuda menarik Penisnya dari mulutku dan mecium bibirku dan langsung mengarahkan Penisnya diliang Vaginaku. Mas Yuda menggesek-gesekan kepala penisnya di memekku, geli aku rasa tapi aku menikmatinya. masYuda dengan pelan-pelan mulai memasukkan Penisnya, terasa sangat besar sekali “Ouuuhhh….” Desahku. Mas Yudi memaju mundurkan kepala Penisnya dalam memekku, semakin lama semakin kedalam dan akhirnya “Bleeeeeesssssss….” Seluruh penis mas Yuda masuk dalam vaginaku dan aku iringi dengan desahanku “Oooouuggghhhh…..”. mas Yuda mulai memaju mundurkan Penisnya dengan pelan-pelan dan saking besarnya Penis mas yuda aku tak henti terus mendesah kenikmatan.

Semakin lama mas Yuda menyodok memekku semakin kencang, “Oooouuuuhhh….Aaaggghhhh…Ooouuuggghhh…Aaaagghh…” aku semakin mengerang saat sodokan mas Yuda semakin keras. “Ploooookk…Ploook…Ploook….” Suara benturan tubuh kami yang sudah basah karena keringat. Sekitar 15 menit mas Yuda memompaku aku tak kuasa menahannya dan akhirnya “Oooouugghhhh….Maaassss…” aku keluar untuk yang kedua kalinya, tapi dengan kuatnya mas Yuda belum kelihatan akan orgasme.

NONTON JUGA: xxVideo Terbaru Skandal Artis Indo

Mas Yuda kemudian membalikkan tubuhku sehingga sekarang aku dalam posisi nungging. Dengan segera mas Yuda memasukkan Penisnya dan langsung menyodokkan penisnya dengan keras tanpa mempedulikan aku yang lemas. “Aaaggghhh….Ouuugghhh…Aaagghhh…” aku terus mengerang menimati sodokan dari mas Yuda. Sambil meremas toketku mas yuda lebih bersemangat menyodoku, akupun dengan gairahku juga ikut mendorong memekku maju mundur. Dan setelah kurang lebih 15 menit mas Yuda menyodokku dari belakang, mas Yuda mempercepat sodokannya dan “Aaaaggghhhh….Aaagghhhh…Ouuuggghhh…Ooouuugghhh….Fitri…” mas Yuda mencabut penisnya dari memekku dan menghadapkan Penisnya di mukaku. Dan “Crroooot…Crooott…Crooot..” banyak sekali pejuh mas Yuda menghujam mukaku. Tak terhingga pejuh mas Yuda menyemprot mukaku bahkan sebagian ada yang masuk dalam mulutku. Dan setelah mas Yuda keluar mas yudi terkulai lemas diranjang dan akupun mengikutinya dengan tidur disampingnya.

Setelah 5 menit beristirahat, mas Yuda menyuruhku untuk membersihkan sperma yang diwajahku. Aku oun bergegas ke kamar mandi dan membersihkan badanku dari sperma dan air ludah bercampur keringat ditubuhku. 10 menit aku mandi dan selesai mas Yudai kembali memanggilku kembali “Fitri….Kesini Fitri…”. “Ada apa lagi mas??” tanyaku. Mas yuda menyodorkan sebuah amplop kepadaku dan “Ini untuk kamu Fitri karena kamu sudah memuaskan aku hari ini, makasih ya Fitri” ujar mas Yuda. Dengan tanpa menjawab aku meraih amplop tersebut.

BACA JUGA:Cerita Sex Ngentot Dengan Ibu Kost yang Cantik

Setelah hari itu, seminggu sekali pasti aku dan mas Yuda melakukan hubungan Sex, dan semakin lama mas Yuda tidak memberikan aku lagi uang, tapi aku selalu melayaninya karena aku sendiri juga merasa puas dengan permainan mas Yuda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Sex Bercinta Dengan Dokter Terapi Seks Ku

Cerita Sex Sedarah Dihamili Adik Kandung

Cerita Sex Kasarnya Cewek Satu Kosanku

CafeSlots777 | Play The Best Slots Online

CafeSlots777 | Play The Best Slots Online
Ayo Gabung Bersama Kami Bandar Slot Terpercaya dengan bonus SETIAP Deposit 20% dan masih bonus lainnya menanti anda,tunggu apalagi langsung saja di kepoin diwebsite cafeslots777,biz Menyedikan Permaianan Online